Jemari Ibu...



Setip harinya aku mengamati hal-hal yang sudah sering ibu lakukan. waktu liburan UAS kemarin. Pekerjaan rumah. Apakan secapek ini? Ya mungkin malah lebih. Tapi beliau selalu mengerjakannya dengan senyum. Ah ibu.. kau memang wanita paling istimewa dalam hidupku. Sama hal nya seperti ibu-ibu di dunia ini. ISTIMEWA :*
Lantai-lantai telah kusapu dengan bersih, cucian piring telah selesai aku bereskan , cucian baju telah aku jemur di lantai atas. Ah pegelnya bahuku, punggungku, tanganku. Kumati jari-jariku yang basah . belum seperti jari-jari ibu. Aku tidak tahu apakah aku bisa seperti ibu nantinya? Yang pasti aku akan mulai belajar memasak dengan serius juga tentunya.
Tiap detik ingin sekali ku raih jemari ibu, kucium. jemari ibu tidak halus dan tidak lentik . bagaimana bisa lembut kalau tiap hari begitu banyak yang harus ibu lakukan dirumah. Kupandangi tanganku sendiri. Lalu bayangan jari-jari ibuku lagi. Kalau cinta bisa dilukiskan dengan jari-jari tangan aku ingin punya cinta seperti jari-jari ibu.
miss you mom. Do'akan putrimu di perantauan ini :')

THANKS FOR EVERYTHING MOM. I LOVE YOU SO MUCH ðŸ˜šðŸ˜š

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP