Bercerita kepada secangkir kopi. Tentang seseorang yang selalu meneduhkan
Tak malu Memintanya untuk tetap tinggal.
teleponlah aku untuk menghabiskan waktumu lagi, aku tak perduli meski hanya menjadi persinggahanmu ketika lelah. Pun mau menunggu berjam-jam lamanya ketika kau tak menyempatkan menyapa sama sekali. Aku tidak perduli. setidaknya aku bisa berlama-lama menunggumu, walaupun tak pasti kau akan mau menyapaku. Itu lebih baik. daripada aku jenuh karena tak ada yang aku tunggu. aku juga selalu mau menjadi si khawatir yang setiap detik menelfonmu ketika kau menghilang ,menanyakan keberadaanmu pada teman-temanmu.
Maaf untuk sifat keras kepalaku. Maaf untuk semua kekuranganku.
Tetaplah tinggal, permintaan ini tak seburuk yang kau kira.

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP