Aku ingin sebanyak-banyak menuliskan namamu
Pada langit malam hariku
Aku ingin mengeja setiap huruf pada namamu,
lalu pada foto-foto yang sengaja ku pajang pada dinding kamarku
Agar sampai rindu yang tak pernah habis ini
Aku hanya takut tak punya cukup waktu
Untuk dapat mengatakan rindu
Aku mau menyimpan saja rindu ini rapat-rapat
Hingga tiba saatnya aku menatap matamu lekat 
Aku ingin sebanyak-banyak menuliskan namamu
Pada Do'a yang tak pernah lelah ku ucap
pada ayah-ibuku, dan
lalu padamu yang kelak jika Allah meridhoi akan menjadi imam disepanjang sisa usiaku
saat ini
Ada banyak rindu yang mesti kita pupus satu-satu
mungkin sedikit menundanya
menyimpan rapih hingga waktu jumpa telah tiba
ada jarak yang sungguh sangat merepotkan
397 km. 
cinta tak pernah sederhana seperti kata sapardi ya?
ada banyak bahagia yang menanti yang belum kita temukan dan lewati disetiap tapaknya
ada banyak pula masalah yang mengantri ingin segera cepat diselesaikan

Ahh
yang kulihat difoto mu, kamu senyum
senyum Ikhlas. bukan seperti yang setiap kali jumpa aku memaksamu untuk tersenyum karena akan ku foto.
Aku rindu senyumanmu secara langsung, nyata adanya
bukan lewat Foto yang diam-diam aku ambil dari Galeri IG mu

see you soon.
Malang, 19 April 2016

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP