Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…
Aku tidak mau menjawab apapun saat kamu marah, tapi aku lebih memilih untuk diam. Aku menahan diri agar amarahku tidak terpancing. Bukannya aku lari dari masalah, tapi memang aku memilih diam, karena aku tidak mau api dibalas dengan api. Aku ingin menjadi air saat api sedang membara di dirimu. Mungkin kamu menganggapku pengecut, karena selalu diam dalam menghadapi semua masalah. Tapi setidaknya aku bisa meredam amarahku saat menghadapimu. Apa aku harus membalas amarahmu, lalu menghardik keadaan bahkan melontarkan perkataan kasar untukmu? Apakah aku harus begitu? Coba kamu pahami dahulu masalahnya, kamu redakan dulu sesaat amarahmu. Aku mencoba untuk tenang, karena aku tidak ingin amarah menyelesaikan hubungan kita. Aku tidak ingin amarah memicu kita untuk bertindak bodoh yang berujung pada akhirnya hubungan kita. Dengan susah payah kita mempertahankan hubungan kita selama ini , lalu haruskah kita menyerah hanya karena masalah sepele ini? Apa itu yang kamu...

Komentar
Posting Komentar