Aku seduh kopi pagi ini
ku teguk tanpa basa-basi, 
di cangkirku ada bias langit, warnanya hitam dari kopiku
namun sebenarnya ia biru-rindu-biru murka
ada rindu di sana
nampak pada bias mataku di cangkir kopi, 
aku yakin rasanya akan berbeda
ada air mataku di sana, ada rindu yang tertinggal di sana,
bersama ampas kopi yang tidak pernah ikut terbawa.
disini dingin menyelimutiku dan mungkinkah kamu sedang terjaga?

Malang, 30/5/2016

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP