Ialah tubuhmu, bahasa yang sulit kupahami.
ketika orang-orang sibuk menilai orang lain. aku hanya ingin memahamimu
ialah matamu, salah satu tempat dimana aku bisa melihat kejujuran
Ketika orang-orang sibuk menghitung dosa orang lain. 
Aku hanya ingin menyerah kepadamu 
Menutup mata dengan matamu, Menutup telinga dengan tanganmu.
Sebagai prempuan yang mencintaimu, 
aku hanya sanggup menyampaikan isyarat-isyarat bagaimana hatiku nanti
terluka atau bahagia, 
biarkan Tuhan yang merancangnya.
walau kadang jarak dan ego sering menjadi antagonis dalam perjalanan ini.
pun sering menghampiri
perihal kesepian memberiku waktu yang tak terbatas untuk memikirkanmu, 
walaupun kadang tumbuh luka-luka menganga 
didadaku menjadi puisi paling manis, 
setiap kuingat wajahmu lagi ,aku jatuh cinta
selamat malam yang terkasih, 
walaupun aku tak bisa berjanji untuk sebuah perasaan kau bisa mempercayaiku untuk sebuah kesetiaan. salam rindu!

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP