Aku tak pernah bosan melakukan aktivitas pagi hariku.
Kubiarkan dingin menggelitik ujung kakiku lalu membuai ingatan tentang hari-hari yang lalu.
Berjalan perlahan membuka tirai jendela kamar
sedikit enggan menyapa mentari yang belum sempurna datangnya.
Aku menyapa bias-bias embun pagi pada ujung dedaunan,
terasa harumnya di ujung hidungku.
Sepagi ini, aku merindumu :)
Ada yang tak sempurna pada kita,terlalu banyak malah, namun, ada yang tak bisa terbantah,
aku,selalu merindukan yang sederhana padamu,
jadi, tolong maafkan,
jika aku selalu rindu pagi hari ataupun di malam hari
menertawakan hidup yang memainkan jarak
pada asa kita ternganga
menangisi klise dan kebiasan perasaan
aku tak pernah menyesal, pada kisah kita
pada pilihan kita tersenyum,
Malang, 2/6/2016
06:27 AM
Kubiarkan dingin menggelitik ujung kakiku lalu membuai ingatan tentang hari-hari yang lalu.
Berjalan perlahan membuka tirai jendela kamar
sedikit enggan menyapa mentari yang belum sempurna datangnya.
Aku menyapa bias-bias embun pagi pada ujung dedaunan,
terasa harumnya di ujung hidungku.
Sepagi ini, aku merindumu :)
Ada yang tak sempurna pada kita,terlalu banyak malah, namun, ada yang tak bisa terbantah,
aku,selalu merindukan yang sederhana padamu,
jadi, tolong maafkan,
jika aku selalu rindu pagi hari ataupun di malam hari
menertawakan hidup yang memainkan jarak
pada asa kita ternganga
menangisi klise dan kebiasan perasaan
aku tak pernah menyesal, pada kisah kita
pada pilihan kita tersenyum,
Malang, 2/6/2016
06:27 AM
Komentar
Posting Komentar