Jalan kita masih panjang, sayang

sudah berhari-hari kau lewati harimu dikota lain, ambarawa

dan akupun sibuk menggeluti hari-hari libur panjang tanpa sosok mu, disini

sudah biasa, mungkin

Esok lusa mungkin kau sudah mulai terbiasa dan akupun telah lupa akan malam panjang dengan tumpukan rindu yang menumpuk setinggi gunung, atau mungkin bisa lebih

jarak ini sungguh menjadi antagonis yang sungguh sialan, sayang

Disana Kau mulai merangkak pelan2 menjalani pilihanmu kesibukan mu sebagai calon Guru, menjadi pria dewasa seperti yang didamba orang tuamu.

dan disini akupun sedang sibuk membenahi benang kusut dalam otakku.
Kau tau,tidak ada yg perlu kita risau dan debatkan.. itu perkataan hatiku
Ya..jalan kita memang masih panjang .. Biarkan seperti ini
Sudah..seperti ini saja
dan kita akan tetap baik-baik saja


malang, 11/8/2016

Komentar

artikel yang disukai pengunjung

Aku yang lebih memilih diam dan itu jauh lebih baik…

PENGERTIAN ARSIP