Seperti hujan.
Kita tak bisa mengatur pada siapa hujan boleh membasahi. Tapi kita bisa mengendalikan diri, jika tak ingin terkena basahnya, apa yang harus dilakukan.
Pun cinta.
Kita tak bisa mencegah siapa-siapa yang boleh/tidak untuk mencintai kita.
Tapi sekiranya di hati sudah bertahta seorang nama, bisalah kiranya kita menjaga hati hanya untuknya saja. Tak ada lagi pintu apalagi tempat untuk yang lain singgah.
Jangan usir mereka untuk menutup diri. Biarkan mereka datang dengan baik, lalu melihat bahwa di dalam hati kita sudah ada sang tuan rumah.
Jika dia sopan, kiranya dia malu untuk memasuki rumah yang telah bertuan. Hingga pergi baik-baik.
Karena hati, adalah tempatnya satu tuan rumah saja. Tidak dua, apalagi tiga.
*dikutip dari catatan LDR
Malang, 12/8/16
10:41
Kita tak bisa mengatur pada siapa hujan boleh membasahi. Tapi kita bisa mengendalikan diri, jika tak ingin terkena basahnya, apa yang harus dilakukan.
Pun cinta.
Kita tak bisa mencegah siapa-siapa yang boleh/tidak untuk mencintai kita.
Tapi sekiranya di hati sudah bertahta seorang nama, bisalah kiranya kita menjaga hati hanya untuknya saja. Tak ada lagi pintu apalagi tempat untuk yang lain singgah.
Jangan usir mereka untuk menutup diri. Biarkan mereka datang dengan baik, lalu melihat bahwa di dalam hati kita sudah ada sang tuan rumah.
Jika dia sopan, kiranya dia malu untuk memasuki rumah yang telah bertuan. Hingga pergi baik-baik.
Karena hati, adalah tempatnya satu tuan rumah saja. Tidak dua, apalagi tiga.
*dikutip dari catatan LDR
Malang, 12/8/16
10:41
Komentar
Posting Komentar