kutitipkan rindu pada langit-langit malam pada hujan yang tak kunjung reda
pula pada kaki-kaki cakrawala jua. berharap kau merasakannya, Mas.
berkali-kali ,tak henti-henti. kutitipkan segala cemas rindu pada kata jua.
apakah rindu dapat tertuntaskan mas? kalau saja kita, maksudku aku. hanya bisa mengendap tanpa bisa menatap.
sekat? mungkin terlalu banyak sekat yang membuat kita tak se-erat senja pada kata, cakrawala dilangit jingga juga.
kini perubahan derastis segala yang ada padamu. itu semua salahku?
Maafkan untuk mulut dan sikapku yang terlalu sering membuat hatimu terluka
Perempuan egois ini tak pernah buatmu bahagia ya mas?
jika tingkah atau kata pernah mencabik kembali luka, mohon ikhlas maafkan.
ada sakit didada yg menjalar ketika sapa darimu tak lagi kudapat. maaf
Mas? ada pinta tulus dari hati yang ingin ku miliki
tetap genggam dan cintai aku walau banyaknya kurangku
mas?
Rinduku tak pernah mempermasalahkan siapa-siapa, selain aku beserta kalimat tunggal dikata pertama.
Aku rindu kamu.
Komentar
Posting Komentar